Jumat, Februari 08, 2019

Ilmu ekonomi ialah ilmu yang mempelajari perilaku insan dalam memilih dan membuat kemakmuran. Inti masalah ekonomi ialah adanya ketidakseimbangan antara keperluan manusia yang tidak terbatas dengan perangkat pemuas keperluan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut lantas menyebabkan munculnya kelangkaan (Ingg: scarcity).

"Adam Smith dinyatakan sebagai bapak dari ilmu ekonomi"

Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, lokasi tinggal tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar ditafsirkan sebagai "aturan lokasi tinggal tangga" atau "manajemen lokasi tinggal tangga." Sementara yang dimaksud dengan berpengalaman ekonomi atau ekonom ialah orang memakai konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dipecah dengan sejumlah cara, yang sangat terkenal ialah mikroekonomi vs makroekonomi. Di samping itu, subyek ekonomi juga dapat dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi pun difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah.

Teori ekonomi pun dapat dipakai dalam bidang-bidang di samping bidang moneter, seperti contohnya penelitian perilaku kriminal, riset ilmiah, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, family dan lainnya. Hal ini dimungkinkan sebab pada dasarnya ekonomi — laksana yang telah dilafalkan di atas — ialah ilmu yang mempelajari opsi manusia.

Pengertian Ilmu Ekonomi

Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya ialah teori pasar bebas, teori lingkaran ekonomi, invisble hand, informatic economy, daya tahan ekonomi, merkantilisme, Bretton Woods, dan sebagainya.

Ada sebuah penambahan trend guna mengaplikasikan gagasan dan cara ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Fokus analisis ekonomi ialah "pembuatan keputusan" dalam sekian banyak  bidang di mana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. contohnya bidang pendidikan, pernikahan, kesehatan, hukum, kriminal, perang, dan agama.

Gary Becker dari University of Chicago ialah seorang cikal bakal trend ini. Dalam artikel-artikelnya ia menjelaskan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melewati pokok persoalannya, namun usahakan ditegaskan sebagai pendekatan untuk menjelaskan perilaku manusia. Pendapatnya ini kadang-kadang dicerminkan sebagai ekonomi imperialis oleh sejumlah kritikus.

Sejarah pertumbuhan ilmu ekonomi
Adam Smith tidak jarang disebut sebagai yang kesatu mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Melalui karya besarnya Wealth of Nations, Smith mencoba menggali tahu sejarah pertumbuhan negara-negara di Eropa.

Sebagai seorang ekonom, Smith tidak melupakan akar moralitasnya khususnya yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi lantas berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh laksana Alfred Marshall, J.M. Keynes, Karl Marx, sampai peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006, Edmund Phelps.

Secara garis besar, pertumbuhan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi dimulai oleh apa yang dinamakan sebagai aliran klasik. Aliran yang khususnya dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya invisible hand dalam menata pembagian sumber daya.

dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat diberi batas karena bakal mengganggu proses ini. Konsep invisble hand ini lantas direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melewati harga sebagai instrumen utamanya.

Aliran klasik merasakan kegagalannya sesudah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang mengindikasikan bahwa pasar tidak dapat bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Sebagai penanding aliran klasik, Keynes mengemukakan teori dalam bukunya General Theory of Employment, Interest, and Money yang mengaku bahwa pasar tidak selalu dapat menciptakan keseimbangan, dan karena tersebut intervensi pemerintah mesti dilakukan supaya distribusi sumber daya menjangkau sasarannya.

Dua aliran ini lantas saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan tidak sedikit varian dari dua-duanya seperti: new classical, neo klasik, new keynesian, monetarist, dan beda sebagainya.

Namun pertumbuhan dalam pemikiran ini pun berkembang ke arah lain, laksana teori pertentangan ruang belajar dari Karl Marx dan Friedrich Engels, serta aliran institusional yang kesatu dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan lantas oleh peraih nobel Douglass C. North.

Menggolongkan Pelaku ekonomi utama dalam perekonomian Indonesia :

1. Rumah Tangga Konsumsi /RTK
Rumah tangga konsumsi adalahunit ekonomi yang sangat kecil. Rumah tangga konsumsi ialah pemilik atau penyedia jasa dari sekian banyak  faktor produksi. Faktor buatan yang dipunyai oleh lokasi tinggal tangga akan dipakai oleh perusahaan guna menghasilkan barang atau jasa.

Rumah tangga konsumsi pun akan memakai barang dan jasa yang didapatkan perusahaan untuk mengisi kebutuhannya.

Peran Rumah Tangga Konsumsi ialah :
  1. Konsumen
  2. Pemasok atau pemilik hal produksi
Faktor buatan ada 4 macam yakni :
  1. Alam
  2. Tenaga kerja
  3. Modal
  4. Skill/keahlian
Dari keempat hal produksi itu yang termasuk hal produksi asli yakni alam dan tenaga kerja sedangkan hal produksi turunan terdiri dari modal dan skill
Balas jasa dari hal produksi yakni :
  1. Alam : sewa tanah
  2. Tenaga kerja : upah/gaji
  3. Modal : bunga modal
  4. Skill/keahlian : laba

2. Rumah Tangga Produksi/RTP/Perusahaan
Perusahaan ialah suatu organisasi yang didirikan oleh satu atau sejumlah orang yang bertujuan guna menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan masyarakat. Perusahaan adalahtempat berlangsungnya produksi.

Peran Perusahaan sebagai pelaku ekonomi yakni :
  1. Produsen : menghasilkan barang dan jasa
  2. Pengguna hal produksi : menggunakan hal produksi guna menghasilkan barang dan jasa
  3. Agen pembangunan : menolong pemerintah dengan menjalankan pekerjaan pembangunan
3. Pemerintahan
Pemerintahan mencangkup seluruh lembaga atau badan pemerintahan yang mempunyai wewenang dan tugas menata ekonomi. Dan pemerintah terjun langsung dalam pekerjaan ekonomi melewati perusahaan negara (BUMN/BUMD).

Peran Pemerintah sebagai pelaku ekonomi yakni :
1. Pengatur : menata perekonomian negara sampai-sampai tercipta stabilitas ekonomi supaya tidak merugikan masyarakat
  • a) penataan ekonomi secara langsung
  • contoh : perizinan, pengendalian lingkungan, pembayaran pajak, peraturan ongkos tarif, penghapusan peraturan-peraturan yang dinilai menghambat perkembangan ekonomi
  • b) penataan ekonomi secara tidak langsung
  • contoh : pemberian insentif untuk produsen guna memproduksi barang tertentu, himbauan pemerintah supaya konglomerat memberikan 2,5% keuntungannya guna mengentaskan kemiskinan
2. Konsumen : memerlukan barang dan jasa dalam menjalankan tugasnya
3. Produsen : menghasilkan barang dan jasa melewati perusahaan kepunyaan negara (BUMN dan BUMD)
  • Regulasi : pengaturan pekerjaan ekonomi secara langsung, sampai-sampai pemerintah dapat mengatur kehidupan perekonomian sedemikian rupa sampai-sampai tidak terdapat satu pihak juga yang dirugikan
  • Deregulasi : upaya penghapusan regulasi yang dinilai menghambat perekonomian
4. Masyarakat Luar Negeri
Peranan masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi ialah :
  • Perdagangan
  • Pertukaran tenaga kerja
  • Penanaman modal
  • Pemberian pinjaman
  • Pemberian bantuan

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close