Kamis, Januari 31, 2019

Pengertian Zakat ialah sejumlah harta yang mesti dikeluarkan oleh pemeluk agama Islam untuk diserahkan kepada kelompok yang berhak menerima, laksana fakir kurang mampu dan semacamnya, cocok dengan yang diputuskan oleh syariah.

Zakat tergolong ke dalam rukun Islam dan menjadi di antara unsur yang sangat penting dalam mendirikan syariat Islam. Oleh karena tersebut hukum zakat ialah wajib untuk setiap muslim yang telah mengisi syarat-syarat tertentu. Zakat pun merupakan format ibadah laksana sholat, puasa, dan lainnya dan telah ditata dengan mendetail menurut Al-quran dan Sunah.

Macam Macam Zakat
Secara global, zakat terbagi untuk dua bagian, yakni zakat fitrah dan zakat maal.

1. Zakat Fitrah
Zakat fitrah atau zakat badan ialah zakat yang mesti dikeluarkan satu kali dalam satu tahun oleh masing-masing muslim mukallaf (orang yang diberi beban kewajiban oleh Alloh) guna dirinya sendiri dan untuk masing-masing jiwa yang menjadi tanggungannya.

Jumlahnya sejumlah satu Sha' (1.k 3,5 liter/2,5 Kg) per orang, yang didistribusikan pada tanggal 1 Syawal sesudah sholat shubuh sebelum sholat Iedul Fitri.

Hukum zakat fitrah ialah wajib. Seperti yang dijelaskan dalam hadits yang diterima oleh Ibnu Abbas yang artinya:
"Rosululloh SAW telah mengharuskan zakat fitri guna menyucikan orang yang shaum dari segala ucapan yang keji dan buruk yang mereka kerjakan selama mereka shaum, dan guna menjadi makanan untuk orang-orang yang miskin". (H.R. Abu Daud)

2. Zakat Maal/Zakat Harta
Zakat maal terdiri dari sejumlah macam, yaitu:
1. Zakat Emas
Zakat ini hukum nya wajib laksana yang Alloh firmankan dalam quran surat At-Taubah ayat 34-35 (silahkan lihat diatas). Orang yang memiliki emas wajib menerbitkan zakat saat sudah hingga pada nishabnya, Nishab emas sebesar 20 dinar (90 gram), nishab perak sebesar 200 dirham (600 gram), dan kadar zakatnya sejumlah 2,5%. Dan zakat ini dikeluarkan saat sudah menjangkau haul (setahun sekali), maksudnya saat seseorang memiliki emas yang sudah menjangkau nashab (90 gram) dan disimpan/dipunyai sekitar satu tahun, maka wajib menerbitkan zakat.
2. Zakat Ziro'ah (pertanian/segala macam hasil bumi)
Yaitu zakat dari pertanian. Zakat ini wajib laksana yang diterangkan Alloh SWT dalam quran surat Al-An'am ayat 141.
3. Zakat Ma'adin (barang galian)
Maksud ma'adin yakni segala yang dikeluarkan dari bumi yang
4. Zakat Rikaz (harta temuan/harta karun)
Yang dimaksud rikaz ialah harta (barang temuan) yang tidak jarang dikenal dengan istilah harta karun. Tidak terdapat nishab dan haul, besar zakatnya 20%.
5. Zakat Binatang Ternak
Orang yang memelihara fauna ternak wajib menerbitkan zakatnya.
6. Zakat Tizaroh (perdagangan)
Ketentuan zakat ini ialah tidak terdapat nishab, dipungut dari modal (harga beli), dihitung dari harga barang yang terjual sebesar 2,5%.




Penerima Zakat
Siapa saja yang berhak menerima zakat? Yang berhak menemukan zakat menurut keterangan dari kaidah Islam dipecah menjadi delapan golongan. Golongan-golongan itu adalah:
  • Fakir: Golongan orang yang nyaris tidak mempunyai apapun sampai-sampai tidak dapat memenuhi keperluan pokok hidupnya.
  • Miskin: Golongan orang yang mempunyai sedikit harta, namun tidak dapat mencukupi keperluan dasar guna hidupnya.
  • Amil: Orang yang mengoleksi dan menyalurkan zakat.
  • Mu'allaf: Orang yang baru masuk atau baru mendekap agama Islam dan memerlukan pertolongan untuk menyesuaikan diri dengan suasana baru.
  • Hamba Sahaya: Orang yang hendak memerdekakan dirinya.
  • Gharimin: Orang yang berhutang untuk mengisi kebutuhannya, dengan daftar bahwa keperluan tersebut ialah halal, akan namun tidak mampu untuk menunaikan hutangnya.
  • Fisabilillah: Orang yang berusaha di jalan Allah.
  • Ibnus Sabil: Orang yang kehabisan ongkos dalam perjalanannya.
Dari ulasan di atas, dapat diputuskan sendiri oleh pembaca, apakah Anda tergolong yang mesti menunaikan zakat, atau kita berhak menerimanya. Perlu pun Anda ingat bahwa segala urusan baik yang telah saya dan anda lakukan pasti bakal mendapatkan balasan yang lebih baik.

dan terdapat hikmah dibalik segala kejadian. Dengan memenuhi keharusan Anda sebagai umat muslim untuk menunaikan zakat, pasti saja tidak sedikit kebaikan yang dapat didapat. Beberapa kebajikan tersebut diantaranya merupakan:

Mempererat tali persaudaraan antara masyarakat yang kelemahan dengan yang berkecukupan
Mengusir perilaku buruk yang terdapat pada seseorang
Sebagai pembersih harta dan pun menjaga seseorang dari ketamakan bakal hartanya
Ungkapan rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

yang telah diserahkan pada umatnya
Untuk pengembangan potensi diri untuk umat islam
Memberi sokongan moral untuk orang yang baru masuk agama Islam

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close